3 Cara Menentukan Harga Jual di Toko Kelontong
26 Jan 2022
Cerita Sahabat
3 Cara Menentukan Harga Jual di Toko Kelontong

Toko kelontong merupakan jenis usaha modal kecil yang bisa kamu temukan di setiap sudut kota dan desa. Banyaknya usaha toko kelontong membuat persaingan usaha ini semakin ketat untuk menarik perhatian pelanggan. Biasanya, pelanggan mencari produk dengan kualitas yang baik dengan harga yang relatif lebih murah. Karena itu, harga jual sebuah produk di toko kelontong sangat berpengaruh dalam menarik perhatian pelanggan untuk berbelanja kebutuhan. Ini dia tips menentukan harga jual sebuah produk yang bisa kamu terapkan di toko kelontong-mu:


1.Melakukan Riset Harga Produk

Melakukan riset harga jual sebuah produk adalah tahapan yang penting, agar kamu tidak menjual produk terlalu mahal atau terlalu murah. Dengan melakukan riset harga, kamu bisa memberikan harga yang kompetitif namun tetap memiliki margin keuntungan dari setiap produknya. Berikut adalah beberapa cara dalam melakukan riset harga produk:

  • Tanya Harga Jual dengan Agen 

Biasanya, para pemasok barang toko kelontong tahu rata-rata harga jual produk di toko kelontong. Tidak sedikit agen pengecer produk langsung mendatangi pelanggan dengan harga yang relatif sama dengan toko kelontong agar harga jual tetap stabil. 

  • Cek di Marketplace

Di era serba digital seperti saat ini, kamu bisa dengan mudah mengecek harga jual sebuah produk dari harga terendah hingga harga tertinggi melalui aplikasi marketplace. Dengan begitu, kamu bisa menentukan harga jual di toko kelontong-mu jadi lebih mudah.

  • Belanja di Toko Kelontong Sekitar

Jika kamu penasaran dengan persaingan harga di wilayah usaha toko kelontong-mu, kamu bisa langsung belanja beberapa produk ke minimarket atau toko kelontong lain di wilayah usahamu. Dengan begitu, kamu bisa tahu harga jual produk tersebut dengan lebih akurat.


2.Tentukan Harga Mengikuti Pecahan Rupiah

Menentukan harga dengan mengikuti pecahan rupiah bisa kamu lakukan karena lebih mudah tanpa harus bingung mencari nominal kembalian. Pecahan rupiah yang bisa jadi patokan harga jual sebuah produk seperti harga ribuan dan nominal akhir lima ratus rupiah. Contohnya: harga modal Rp1.100 kamu bisa jual dengan harga Rp1.500 atau Rp2.000.


3.Gunakan Harga Bundling

Harga bundling adalah harga yang diberikan dengan beberapa pilihan produk menjadi satu. Harga bundling bisa kamu gunakan untuk melakukan promosi dan menjual produk yang susah laku dengan lebih mudah. Contohnya: jika harga salah satu merk shampoo Rp5,000 sulit terjual, kamu bisa bundling dengan produk terlaris seperti sabun mandi Rp10.000 dengan harga bundling Rp15.000 akan lebih menarik perhatian pelanggan.


3 tips di atas bertujuan agar kamu bisa bersaing untuk menarik perhatian pelanggan dengan memberikan harga yang kompetitif. Harga yang kompetitif akan jadi pengalaman belanja yang baik untuk para pelanggan dan bisa jadi promosi dari mulut ke mulut. Kamu juga bisa pasang harga jual dan promosi langsung melalui aplikasi seperti AYO SRC Toko.


AYO SRC Toko adalah aplikasi yang diberikan SRC Indonesia sebagai komitmen terhadap perkembangan toko kelontong di Indonesia, agar terus berinovasi dan bertransformasi menjadi Toko Kelontong Masa Kini.


Dengan bergabung bersama SRC Indonesia, kamu mendapatkan kesempatan pendampingan usaha dan masuk ke dalam ekosistem digital SRC. Kamu bisa belanja kebutuhan toko kelontong ke Mitra SRC dan tahu harga jual sebuah produk dengan mudah. Pelanggan SRC juga bisa melihat harga dan promosi yang kamu tawarkan melalui satu aplikasi yang saling terintegrasi.


Yuk, bergabung dengan SRC sekarang! jadi Toko Kelontong Masa Kini dengan berbagai fasilitas digital yang bisa membantu kamu menjalankan usaha toko kelontong.


Artikel Terkait
chat with us icon
Talk to Us