Usaha untuk Pemula
22 Dec 2020
Cari Tahu 5 Tips Mulai Usaha Produk UMKM

Seorang pengusaha sukses selalu memulai usaha bukan dengan cara yang instan, tapi dengan penuh perjuangan, kerja keras dan tekad yang kuat. Layaknya mengendalikan sebuah kapal, dalam membangun usaha untuk pemula, seringkali banyak rintangan yang datang. Jika Sahabat SRC ingin merintis usaha produk UMKM dari nol seperti usaha toko kelontong, tentu butuh strategi dan pemahaman mendalam tentang cara memulai usaha untuk pemula tersebut.

Berikut 5 tips memulai usaha untuk pemula yang bisa Sahabat SRC jadikan rujukan:

1. Tentukan Jenis Usaha yang Ingin Dikembangkan

Menentukan jenis usaha adalah poin penting ketika pemula seperti Sahabat SRC ingin memulai usaha, baik usaha kecil, maupun usaha menengah atau besar yang membutuhkan lebih banyak modal. Penentuan jenis usaha bisa didasarkan pada seberapa banyak pengetahuan akan usaha yang ingin dikembangkan. Dengan itu Sahabat SRC bisa memetakan langkah selanjutnya untuk merealisasikan usaha. Hal lainnya, Sahabat SRC juga perlu membuat prediksi terhadap peluang usaha untuk pemula dan sejauh mana modal akan terus mengalir hingga akhirnya membuahkan keuntungan.

Coba ikuti langkah menentukan jenis usaha untuk pemula berikut ini:

  1. Buat daftar bidang usaha yang diminati: Membuat daftar ini penting karena Sahabat SRC bisa memilih bidang usaha apa yang akan dikembangkan.
  2. Pilih usaha yang sesuai dengan minat Sahabat SRC: Usaha yang sesuai minat akan menambah kebahagiaan dan keseriusan Sahabat SRC dalam mengelolanya.
  3. Pelajari tentang jenis usaha yang telah Sahabat SRC pilih: Setelah minat usaha ditentukan, selanjutnya pelajari usaha tersebut agar Sahabat SRC dapat mendalami peluang dan perkembangannya.
  4. Sesuaikan jenis usaha Sahabat SRC dengan modal yang dimiliki: Setelah selesai menentukan jenis usaha, selanjutnya menyesuaikan jenis usaha tersebut dengan modal yang dimiliki. Pengatagorian usaha modal kecil atau menengah bagi UMKM tentunya menentukan strategi dari produksi, pemasaran dan penjualan.
  5. Tentukan lokasi yang tepat untuk memulai usaha: Menentukan tempat yang tepat itu penting. Tempat yang strategis tentu memiliki peluang sukses yang besar sesuai dengan minat dari target konsumen yang ingin disasar sesuai dengan ketertarikan di lokasi tersebut.

2. Pilih Target Pasar yang Hendak Disasar

Pada tahap ini Sahabat SRC mulai fokus pada memetakan target pasar. Hal ini penting, karena setiap usaha butuh pasar atau konsumen yang disasar. Bidikan yang tepat akan membuat usaha Sahabat SRC berkembang dengan pesat. Karena itu, menentukan segmentasi pasar, peluang pasar, pesaing dan juga pasokan bahan baku adalah hal penting.

Di sini target pasar bisa Sahabat SRC tentukan melalui perilaku konsumen dan kebutuhan yang mereka inginkan. Perhatian terhadap hal ini akan membuka peluang bagi Sahabat SRC mengembangkan usaha yang berkelanjutan.

Untuk menentukan target pasar, coba ikuti langkah berikut ini:

  1. Tentukan siapa konsumen yang akan Sahabat SRC sasar: Menentukan sasaran konsumen tentu akan memudahkan Sahabat SRC dalam menentukan target pasar serta menganalisis peluang usaha kedepannya. Sahabat SRC bisa tentukan melalui segmentasi psikografis dan demografis seperti umur, jenis kelamin, preferensi, dan tempat tinggal.
  2. Ketahui dengan detail kebutuhan utama konsumen yang ditargetkan: Setelah sasaran konsumen dipetakan, selanjutnya Sahabat SRC harus mengenali kebutuhan mereka. Ini penting agar usaha yang dikembangkan tepat sasaran.
  3. Evaluasi ulang target usaha Sahabat SRC dari segi marketing, keuangan, dan operasional. Lalu, bandingkan dengan kebutuhan konsumen: Tahap ini disebut proses membandingkan. Ini harus Sahabat SRC lakukan sebagai acuan memulai usaha untuk p.

Contoh sederhana pengaplikasian penentuan target pasar dalam usaha Toko Kelontong yaitu seperti menargetkan konsumen berdasarkan lingkungan sekitar tempat usaha dibuka. Umumnya kebutuhan masyarakat di sekitar yaitu: beras, minyak, dan sembako lainnya. Setelah itu analisa dengan kebutuhan lainnya, serta intensitas pembelian mereka untuk memahami stok barang yang dibutuhkan.

3. Berdiskusi dengan Para Pemilik Usaha Lainnya

Menentukan strategi yang tepat akan mengoptimalkan target pasar. Strategi akan memberi motivasi dan tolok ukur seberapa jauh usaha bisa berkembang. Strategi ini bisa berupa promosi usaha baik secara online maupun offline. Strategi tentu bisa berkembang dan berubah menyesuaikan keadaan. Bertukar pikiran dengan orang-orang yang berpengalaman juga akan memberi pandangan baru bagaimana sebaiknya strategi usaha untuk pemula bisa berjalan seiringan dengan perkembangan usaha.

4. Bergabung dengan Komunitas untuk Memperluas Jaringan

Memperluas jaringan atau relasi usaha adalah bagian yang tak bisa dipisahkan dalam memulai usaha untk pemula. Bagi para pemula dengan keterbatasan relasi bisa bergabung bersama komunitas positif untuk mengakalinya. Bahkan nantinya di dalam komunitas, selain memperluas relasi Sahabat SRC juga bisa menambah pemahaman mendalam perihal usaha melalui anggota komunitas lainnya, baik melalui seminar atau diskusi sesama anggota komunitas.

Salah satu contoh komunitas positif yang layak Sahabat SRC ikuti adalah Komunitas Toko SRC. Toko Kelontong yang tergabung dalam komunitas ini telah berkembang seiring waktu dari warung kelontong menjadi Toko Kelontong Masa Kini terbesar dengan lebih dari 120.000 toko kelontong di Indonesia.

5. Pertahankan Relasi yang Baik dengan Pelanggan atau Pengusaha Lainnya akan Membawa Manfaat Besar

Ketika Sahabat SRC telah bergabung dengan komunitas dan menjalankan langkah demi langkah di atas. Selanjutnya Sahabat SRC harus bisa memperluas dan kemudian mempertahankan relasi yang telah ada, baik dengan pelanggan maupun dengan pengusaha lainnya. Hal ini perlu karena tanpa pelanggan usaha tidak akan berjalan, sementara tanpa relasi antar sesama pengusaha, Sahabat SRC bisa ketinggalan informasi aktual tentang bidang usaha yang tengah atau akan dijalankan. Karena itu, penting untuk menjaga relasi dua arah yang telah terjalin, baik antara Sahabat SRC dengan pelanggan atau antar sesama pengusaha, tentunya ini dalam menjaga keberlangsungan usaha Sahabat SRC

Manfaat menjaga relasi dengan pelanggan dan sesama pengusaha:

  1. Membuat pelanggan betah belanja karena pelanggan merasa nyaman dan akrab dengan Sahabat SRC.
  2. Mampum meningkatkan nilai bisnis, karena di sini pelanggan akan dengan senang hati menjadi marketing tanpa dibayar atau mempromosikan usaha Sahabat SRC dengan senang hati ke koleganya.
  3. Bisa menambah inovasi usaha Sahabat SRC. Selain itu, profit juga bisa meningkat karena usaha terus bertumbuh mengikuti perkembangan zaman.

Tentu masih banyak lagi tips yang bisa Sahabat SRC dapatkan ketika mengawali usaha produk UMKM. Bahkan tips di atas bisa juga Sahabat SRC terapkan dalam membangun usaha Toko Kelontong Masa Kini bersama SRC.

Bersama SRC, Sahabat SRC bisa memanfaatkan Paguyuban SRC untuk mengembangkan usaha Toko Kelontong yang ingin Sahabat SRC dirikan, Dengan berbagai pelatihan dan wawasan yang diberikan SRC dalam memulai usaha Toko Kelontong, Sahabat SRC dapat mengembangkan usaha hingga menjadi Toko Kelontong Masa Kini yang mampu menghadapi tantangan zaman.



Artikel Terkait
chat with us icon
Talk to Us