Cerita Haikal Awal Buka Warung hingga Jadi SRC Panutan - SRC.id
27 May 2021
Cerita Haikal, Awal Buka Warung hingga Jadi SRC Panutan

Berawal dari buka warung kecil-kecilan di sudut kota Purwokerto, tak pernah terpikir oleh Haikal bisa menjadi salah satu pemilik SRC Panutan.


SRC Panutan merupakan tingkatan pencapaian yang diberikan SRC pada pemilik toko dalam menjalankan usaha dengan memanfaatkan semua ekosistem digital dari SRC dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas digital seperti berbelanja melalui aplikasi AYO SRC. 


Dikisahkan Haikal, dirinya memiliki mimpi memiliki sebuah minimarket. Namun di sisi lain, dirinya juga ingin tetap mempertahankan keramahtamahan yang biasanya jadi ciri khas sebuah warung tradisional. Hal itulah yang mendorong Haikal lebih tertarik dengan tawaran gabung bersama SRC untuk membangun Toko Kelontong Masa Kini pada 2016 silam. Berbagai macam pembinaan didapatkan saat awal mulai gabung dengan SRC seperti cara menata toko kelontong yang nyaman untuk konsumen hingga cara pengembangan bisnis UMKM seperti toko kelontong. 


"Ilmu yang penting, SRC mengembangkan ilmu bisnis kita, terutama pembinaan toko yang dibantu oleh teman-teman (tim dari SRC) buat penataan toko kelontong," ungkapnya saat dihubungi tim SRC, Sabtu (8/5).


Haikal menggunakan cara promosi untuk menarik lebih banyak lagi pelanggan datang. Dimulai dari promo harga diskon, bundling hingga mengadakan undian berhadiah. Bahkan, sebagai wujud apresiasi pada masyarakat tepatnya dunia pendidikan, Haikal rutin memberikan promo untuk anak-anak berprestasi di sekitar toko kelontong miliknya. 


"Cara pengembangan toko dari promo-promo. Saya mengadakan promo setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Entah itu harganya turun, atau bundling produk. Trus aktivitas konsumen, dulu ada undian dari SRC. Saya juga bikin undian mandiri, saya bikin promo undian di toko sendiri. Sosialnya juga, misal ngasih apresiasi anak-anak berprestasi pas kenaikan kelas. Alhamdulilah aktivitas seperti itu orang-orang jadi tau toko saya," tutur Haikal.


Selain pengembangan toko ke arah komunikasi dengan konsumen, Haikal juga menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dengan memanfaatkan ekosistem digital yang dimiliki SRC. Dirasakan Haikal, aplikasi AYO SRC memberikan banyak manfaat untuk pengembangan usaha toko kelontong miliknya. Berbagai kemudahan seperti berbelanja kebutuhan toko lewat Mitra SRC hingga Pojok Bayar untuk transaksi produk digital konsumen. 


Haikal menyebut, berbelanja dengan Mitra SRC lewat aplikasi AYO SRC membawa keuntungan tersendiri bagi pemilik toko seperti dirinya. 


"Sudah rutin belanja di grosir, saya belanja lewat aplikasi. Manfaatnya banyak, jadi bisa lebih dekat sama pedagang grosirwholesaler. Sekarang juga praktis, bisa pesan dulu terus diantar, kalaupun kita ke sana sudah nggak usah antri lagi," kata Haikal.  


"Pojok Bayar (re: Fitur pada AYO SRC Toko) sudah coba. Transaksi jadi lebih mudah dan cepat dipahami," tambahnya. 


Dengan memanfaatkan berbagai jenis ekosistem digital yang ada di SRC seperti memakai aplikasi AYO SRC Toko, menggunakan Pojok Bayar hingga melakukan pemenuhan stok barang lewat Mitra SRC, Haikal berhasil mengukuhkan dirinya menjadi SRC Panutan. 


Pencapaian Haikal menjadi SRC Panutan tak lepas dari dukungan teman-teman sesama pemilik toko di kotanya. Haikal merasa sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari SRC. Ia pun berharap jika akan lebih banyak lagi pemilik toko kelontong di Indonesia yang bergabung dengan SRC. 


"Terima kasih telah membimbing saya dari 0 sampai sebesar ini. Buat teman-teman, ayo terus berkarya bersama SRC karena di SRC banyak ilmu juga," tandas Haikal. 

Artikel Terkait
chat with us icon
Talk to Us